Header Ads

LightBlog

Panas-Panas Dokumentasiin SMK, Apakah hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam?

Panas-Panas Dokumentasiin SMK, Apakah hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam?
Itu bukan Gue #wkwk
Tepatnya kemarin gue baru saja mengalami tindakan super dede keren dan markotop. Bukan aksi heroik, bukan aksi nyelametin nenek2 dari giginya yang hampir copot waktu ngeliat badan gue seterek pas lagi nyuci motor, bukan juga aksi gue terbang diatas motor gara-gara kebawa angin.

Tapi ... Karena aksi Gue waktu tanggung jawab ke sebuah guru SMK yg menganggap Gue menyindir mereka (SMK dan Guru Tersebut).

Kronologi ceritanya, seperti berikut:


Waktu lagi main Garena Freefire, tiba ada yg nelpon Gue (Adik kelas) Si Adelle (Nama Samaran) ini nawarin Gue job dokumentasiin tari SMK, besok. Gurunya lagi nyari org katanya.

Oke, karena Gue butuh uang untuk beli Hard Disk baru, kenapa Gue tolak? Take a job!

Jadi, berapakah Gue akan dibayar? #bertanya. Sang guru tersebut menjawab, Kerja dululah ... 

Keesokannya, berdua dengan teman Gue kita kesana bak Artis. Pokoknya sekeren mungkin (Siapa tahu nyantol 1 #melet).

Sekitar jam 7 pagi kita OTW. Dan boom, Lets Work! (TANPA BRIEFING) yang Gue dapat Infonya, cuman disuruh ngerekam Acara penyambutan dan Tari2 dari anak2 murid Guru tersebut saja.

Agak bingung sih, cuman Gue belajar Pro dan Inisiatif sendiri. And you know that? Battrenya Low dan Memori Penuh!!! DANGER!!! Arrghhh!!! #acak2rambut

Pokoknya bisa dibilang, diakhir acara BERANTAKAN! Mungkin karena kurang persiapan.

Yowes, mau gimana lagi? Gue sudah memperkirakan INI bahwa hasilnya akan buruk.

Akhir acara tersebut, Bu Grande (Nama Samaran) mengajak anak2 makan bakso di Bakso Kabul, ditraktir nih ceritanya *apapun ikut asalkan gratisan #wkwk.

Karena Gue sukanya Mie ayam, yaudah Gue milih Mie Ayam aja.

Selesai traktiran ini Bu Grande cuman bilang terimakasih. Selesai dan pulang. (Bubar semua)

. . . . . . . . . . . . . . . Timbullah sebuah pertanyaan ... ini Gue enggak dibayar? Dengan perasaan kecewa, Gue pulang sambil teriak2.

"Petir mana petir!!! Samber GUEEE!!!!!!!" PLAK! #pengendara motor lain.
"BERISIK BE*O!!!!!"
#sambil_nangis. "DIEM LO PAK! LO ENGGAK TAHU APA2 TENTANG GUE!! UDEH LO DIAM AJA! JANGAN SOK2 MAU TENANGIN GUE!" (Stress) padahal mah, digeplak -_

Pas sampe rumah, Gue nanya Adelle.
"Delle, ini Gue enggak dibayar?".
"Gue juga enggak tau, kak".

Ahhh, perasaan semakin kecewa. Tapi, yaudahlah nunggu seharian dulu. Namun, sampe malam pun gak ada kabar apapun dari Adelle maupun Bu Grande. What you thingking?! #arghhh.

Akhirnya Gue bikin status terhadap Perasaan Kekecewaan tersebut di Facebook. Statusnya seperti ini tepatnya:

Panas-Panas Dokumentasiin SMK, Apakah hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam?
"Panas2 Dokumentasiin SMK, Apakah hanya dibayar dengan semangkok Mie Ayam?" Jam 22:30, 20 April 2018.

Dan tiba2 besoknya Gue juga enggak tahu tuh, kalo status ini dibaca sama anak2 SMK bahkan ada salah satu muridnya Bu Grande.

Pada awalnya Status ini tidak bermasalah. Dan setelah 4 hari tepatnya 24 April 2018 barulah Bu Grande membayar Gue sebesar 100K aja. Maklum lah, Gue yakin ini karena akhir yg berantakan kemarin.

Nah, keesokan harinya pada malam hari tiba2 seseorang chat gua dari Facebook.

Seperti ini,

Panas-Panas Dokumentasiin SMK, Apakah hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam?
Biasanya, ada cewek yg mau kenalan. Eh, ini malah kena semprot #plak_jidat

Nah, blablablabla akhirnya Gue meminta maaf 'Mungkin' karena Gue salah.

Eh, hal yg membuat Gue panas adalah berikut ...

Panas-Panas Dokumentasiin SMK, Apakah hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam?


Gue dianggap kurang dewasa! Wow. Ok, emang kalau dilihat dari tulisan yg sering Lo baca diartikel2 Gue, kelihatan lebay & gak dewasa. Tapi, kalau ketemu langsung Gue, Lo tahu kalau Gue punya sifat yg dewasa nan bijaksana #kacamata.

Yaudah, saat itu juga Gue langsung tanya alamat rumah Bu Grande. Namun, Tatum (Nama Samaran) bilang dateng aja ke SMK jam 2. Okay, dengan perasaan sedikit kesal Gue langsung bermeditasi mengambil Buku dan mulai mensketsa ... Siapa yg sebenarnya yg salah. Dan juga dibantu mencari analogi kebenaran oleh Kakak dari Whatsapp.

Hasil sketsa, telah memutuskan sebenarnya siapa yg salah. Akhirnya, besoknya dengan PD Gue langsung ke SMK untuk Klarifikasi hal ini dan Meminta Maaf.

Jeng-jeng ... Di SMK tampak sepi, namun masih terlihat beberapa motor di parkiran. Tiba-tiba, krekkk ... Tranggg ... (Suara Gerbang digeser) ternyata Pak Satpam.

Oke, langsung aja Gue ke ruang guru untuk mencari Bu Grande. Namun, di ruang guru tersebut, ia tidak ada. Salah satu guru yg lagi makan Mie Ayam menunjuk Bu Grande sedang mengajar tari di ruang sebelah (Seperti kesal waktu Gue dateng) kayaknya guru tersebut tahu, masalahnya. Ok, abaikan.

Langsung ke ruang tersebut, ternyata ada banyak sekali cewek2 lagi latihan tari dan terlihat Bu Grande sedang duduk di depan mereka2.

Akhirnya ... Mulailah Konferensi Meja Bundar. Di awal pembicaraan, Bu Grande langsung nanya Kenapa kamu bikin status itu?

Yaudah, karena sudah penuh persiapan. Akhirnya Gue menjelaskan dengan Poker Face 😊 Gue ceritain awal Kronologinya.

Alhasil dia sendiri yg bilang "Saya Kira, Kamu nanyain Dana itu, Bercanda" ... Perhatikan kalimat itu ... "BERCANDA" Ibu nawarin saya kerjaan, panas2 begitu, dari pagi - siang cuman ditraktir Mie Ayam, Gue nanyain tentang Dana, dianggap bercanda? Astaga ... Saya juga butuh uang, bu ... Semua orang yang telah lepas dari lindungan orang tua, pasti sangat mengharapkan uang. Karena enggak akan dikasih lagi yg namanya Uang oleh orang tua.

Dan dia mengakui sendiri 'Setelah' Gue nanya bayaran kedua kalinya saat selesai acara, baru dia menganggap ini 'Serius'. Wow ...

Sampai sini, pembaca sudah tahu siapa yg salah?

Namun, ia masih belum terima kenapa Gue membuat status tersebut. Oke, Gue jelaskan sesuai rencana yg sudah disiapkan #senyum

Coba ... Kalau kalian perhatikan, apakah status yg Gue tulis itu adalah sebuah sindiran? Kalau iyah, Kenapa mereka tersindir? Hayo ...

Oke, Gue bedah penggalan tersebut.

Pembedahan Penggalan Status tersebut


"Panas2 Dokumentasiin SMK". Panas? Fakta bahwa memang hari itu panas. SMK? Apakah ini menunjukan Identitas Lembaga? Lagi pula, kalimat ini adalah Fakta atas sebuah cerita.

"Apakah hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam?". Apakah? Kata Apakah adalah sebuah kata pertanyaan.
Hanya? Memang benar, Hanya. Semangkok Mie Ayam? Memang benar Gue makan semangkok Mie Ayam. Dan Faktanya pada hari Gue menulis Status ini, Gue memang ditraktirin Mie Ayam. Ini juga Gue enggak tau, apakah ini traktiran atau itu adalah bayaran? Makanya status tersebut menggunakan 'Apakah?'.

Jadi, arti dari status ini adalah Perasaan kekecewaan dan Pertanyaan. Bukan menyebutkan Hal yg pasti.

Lalu kenapa Gue upload di Facebook? Bukannya Alay. Inilah perasaan kekecewaan. Sosial Media adalah tempat berbagi kisah, saling sharing. Setelah mengetahui maksud dan kronologi status ini, apakah pembaca masih menganggap ini adalah status sindiran?

Oke, lagi ... Seperti halnya Gue menulis di Blog ini, menulis artikel, mencurahkan isi hati, apakah artikel ini sindiran? Bukan. Seperti bisa dibilang dengan bacotan sebanyak ini, bisa dibilang Diary. So, why? Kenapa juga mereka tersindir? Toh, status itu Fakta semua dan juga ambigu, kenapa dipermasalahin?

Yang jadi pertanyaan adalah ... KENAPA? kenapa setelah 4 hari kemudian, Gue baru dibayar? dan sehari kemudian, kenapa mereka baru protes? Kenapa pas, mereka yg sudah tahu status ini yg sudah dibaca banyak orang, kenapa enggak langsung protes aja? Why? Gue yakin, pembaca sudah tahu jawabannya.

Yaps, 'Mungkin' karena mereka berfikir memang benar status ini berdasarkan Fakta. Jika, mereka Protes duluan, maka mereka salah, karena Gue memang belum dibayar. Dan kalau emang iya mereka Protes duluan, berarti Status ini memang benar Gue hanya dibayar dengan Semangkok Mie Ayam. Buktinya mereka terasa tersindir ... Betulkah?

Nah, setelah Gue pahami ... Kemungkinan kesalahan ini berawal tidak adanya komunikasi. Gue sama sekali tidak dapat kabar tentang Bu Grande yg akan membayar Gue. So ... Inilah yg membuat Gue, akhirnya mengiklaskan hal tersebut setelah 2 hari berlalu dengan membiarkan status itu ...

Eh, Gue malah digrebek gara2 status itu #wkwk

Akhir masalah ini diselesaikan dengan cara Gue meminta maaf di depan murid2 Bu Grande ... *Berani salah walaupun 'mungkin' enggak salah adalah tindakan super keren dan menurut Gue dewasa banget.

Gue tidak akan mengatakan siapa yg salah / siapa yg benar. Para pembacalah yg menilah ini #wkwk

#catatan. Gue dengan pihak tersebut sudah saling memaafkan dan sudah selesai sejak 26 April 2018.

Semoga pengalaman ini menjadikan pembaca sebuah pelajaran yg berharga. Kalau Lo punya pengalaman yg hampir sama, Komen aja dibawah biar sama2 kita curhat :p

Btw, setelah kejadian ini ... Tiba2 Gue dichat cewek dari adek kelas. Kayaknya sih, ngefans #tssttt

Baca Juga Artikel Bermanfaat:

]]>
loading...

1 komentar

Unknown mengatakan...

The best lah an. Tingkatkan lagi nulis artikelnya. Oh iya kali2 lah nulis artikelnya tentang pecinta drama Korea hhha